Judul yang saya angkat diatas memang sama persis dengan judul sebuah buku yang sempat saya baca sebelumnya. Karena memang sebuah penyanjungan khusus dari saya terhadap buku tersebut yang telah memberikan banyak hikmah dan makna yang terkandung dari buku tersebut setelah saya membacanya. Di katakana seni, karena memang dengan seni itu akan terasa indah. Buku yang memiliki ketebalan hanya 60 lembar, dan desain kaper yang cukup sederhana, juga volume buku yang tidak terlalu besar itu memberikan banyak sekali hikmah dan makna yang terkandung di dalamnya. Dan sengaja saya tuangkan kembali kedalam blog, sekedar untuk berbagi hikmah dan cerita yang sempat saya alami sebelumnya.
Buku ini mengungkap bagaimana cara kita berinteraksi dengan manusia, motivasi seseorang dalam berinteraksi, Hal-hal apa saja di sukai dan tidak di sukai manusia.
Seseorang termotivasi untuk berbuat baik itu karena mereka ingin mejadi seorang yang terbaik diantara mereka. Ia juga akan merealisasikan kebaikan apa yang di dalam dirinya untuk menjadi manusia terbaik.
Manusia adalah makhluk yang memiliki banyak komponen dan terbentuk dari beberapa komponen tersebut. Manuia tidak hanya ruh dan jasad saja, ia juga perlu nutrisi untuk melengkapi semua komponennya. Sebagian orang pernah mengalami kesalahan dalam berinteraksi dengan sesamanya. Mulai dari seorang da’i yang berdakwah kepada umatnya, kita berkomunikasi dengan orang lain, sampai seorang pemimpin perusahaan yang berinteraksi dengan karyawannya. Semua itu merupakan aktifitas setiap manusia yang dilakukannya untuk mengisi kehidupanya.
Berikut adalah beberapa kaidah yang bersifat permanen dan mencakup semua bangsa. Apakah interaksi itu terjadi anatar sesama muslim atau non muslim saja. Kita sangat memerlukan pengetahuan hal ini, agar kita menjadikannya sebagai amaliyah, dan membiasakannya, mesti terkadang pembiasaan itu sangat sulit sekali untuk kita lakukan, sampai kita terbebas dari tabiat-tabiat buruk yang dibenci orang, atau sebaliknya.
Adapun terhadap orang yang tidak seperti kebanyakan orang, (yang memiliki karakter tidak umum) dibutuhkan solusi yang bersifat individual. Contohnya, secara umum bila kita menghormati seseorang maka orang tersebut akan mengetahui kebaikan kita dan membalasnya. Akan tetapi, orang yang ridak seperti kebanyakan orang, malah akan bersifat congkak.
Berikut adalah beberapa hal yang disukai dan tidak disukai oleh manusia. Ini memang bisa diterapakan terhadap mereka yang mempunyai karakter umum atau sama seperti kebanyakan orang. Namun, jika kita menghadapi orang yang lain dari kebanyakan orang, cara mesti kita lakukan yaitu melalui cara idividu.

Yang Tidak disukai Manusia
1. Manusia tidak suka dinasehati di depan umum.
2. Manusia tidak suka diperintah secara langsung
3. Manusia tidak suka orang yang hanya melihat sisi negatif dan meninggalkan sisi positif
4. Manusia tidak suka orang yang tidak mau melupakan kealfaan dan kekhilafan orang lain
5. Manusia tidak suka orang yang sombong dalam bergaul
6. Manusia tidak suka orang yang terburu-buru serta suka menjelekkan dan mencela
7. Manusia tidak suka orang yang tidak mengakui kesalahannya, meski ia bersalah
8. Manusia tidak suka orang yang menisbatkan kebaikan kepada dirinya sendiri

Yang Disukai Manusia
1. Manusia suka orang yang perhatian
2. Manusia suka orang yang menyimak pembicaraan
3. Manusia suka orang yang menjauhi perdebatan
4. Manusia suka orang yang menghargai dan menghormatinya
5. Manusia suka orang yang membukakan kesempatan untuk mewujudkan eksistensi mereka
6. Manusia suka motivasi dan ucapan terimakasih
7. Manusia suka dinasehati dengan tidak melukai perasaan
8. Manusia senang dipanggil dengan nama yang mereka sukai
Axact

Asep Nurdin

Blog/Web Asep Nurdin yang berisi informasi seputar pendidikan, tips dan trik, tutorial blog dan wordpress. Kegiatan saat ini mengajar di salah satu MTs Swasta Cianjur dan mengelola bisnis internet. Silahkan kontak saya di halaman Hubungi Saya

Post A Comment:

1 comments:

  1. hai lam kenal bagus dech blooooooog yach mau donk diajarin kayak gitubatan1010Persahabatan1010

    ReplyDelete