VIVAnews -- Majelis Tarji PP Muhammadiyah telah mengelurkan fatwa haram merokok. Bahkan tidak hanya rokoknya, fatwa juga berlaku secara otomatis pada seluruh aktifitas industri rokok, seperti memberikan bantuan dana sosial untuk masyarakat.

Misalkan, perusahaan rokok memberikan uang untuk sebuah yayasan sosial juga diharamkan. "Dana itu haram karena diambil dari barang haram yaitu rokok, ibaratnya kalau makan dari barang haram, darah yang mengalir ditubuh kita juga haram," ujar Ketua PP Muhammadiyah, Sudibyo Markus di kantor PP Muhammadiyah, Jakarta, Minggu 14 Maret 2010.

Sudibyo menjelaskan, keuntungan yang didapat dari perusahaan rokok adalah penderitaan masyarakat, anak-anak menjadi pecandu rokok, masyarakat miskin rela mengeluarkan uangnya untuk membeli rokok. "Itu berdampak pada sesuatu yang tidak produktif, dan itu yang harus kita lihat secara secara totalitas," ujarnya.

Ketika disinggung anggaran untuk muktamar Muhammadiyah pada 3-8 Juli 2010 di Yogyakarta mendatang, Sudbyo menegaskan tidak sepeserpun uang yang didapat dari hasil sumbangan perusahaan rokok.

"Kami dapat dari patungan seluruh Rumah Sakit Muhammadiyah, dan kami tidak menerima sponsor rokok karena berbahaya dan itu berat," tegasnya.

Sementara sebelumnya, Sebelumnya Muhammadiyah selama bertahun-tahun berfatwa rokok hukumnya mubah atau dibolehkan.

Ketua PP Muhammadiyah yang membidangi Majelis Tarjih, Yunahar Ilyas, mengakui fatwa susah dilaksanankan. Sebab itu, di dalam naskah fatwa tarjih itu dibedakan status hukum dan pelaksanaan.

Source: http://id.news.yahoo.com/viva
Axact

Asep Nurdin

Blog/Web Asep Nurdin yang berisi informasi seputar pendidikan, tips dan trik, tutorial blog dan wordpress. Kegiatan saat ini mengajar di salah satu MTs Swasta Cianjur dan mengelola bisnis internet. Silahkan kontak saya di halaman Hubungi Saya

Post A Comment:

7 comments:

  1. memang betul sih, tapi kalau dana sosialnya juga ikutan haram?? kasian sekali kan yang sudah menerima dana, mereka kan membutuhkan, apa harus dikembalikan???

    ReplyDelete
  2. nih kalo masyarakat mo kompak, Haram yak Haram...dijamin Sepi pasar rokok!!

    ReplyDelete
  3. aku dukung deh ,, rokok itu haram.. semoga semua berjalan dengan baik. indonesia sehat indonesia maju
    http://trik-jago.blogspot.com/

    ReplyDelete
  4. Berkunjung menjalin relasi dan mencari ilmu yang bermanfaat. Sukses yach ^_^

    ReplyDelete
  5. Kalo fatma itu menyatakan haram belum berarti haram, karena keyakinan kita tidak sama, haram bagi yang berkeyakinan sama, maaf jika sesuatu diharapkan karena akibat yang timbul dari objek tersebut maka banyak sekali makanan yang diharamkan contoh ikan kambing haram karena dapat menimbulan darah tinggi, ikan sapi haram karena dapat menularkan penyakit antrak, melinjo haram karena dapat menimbulkan penyakit asam urat, jadi kesimpulan haram menurut anda belum tentu haram menurut orang lain, karena sudut pandang dan keyakinan yang berbeda.

    ReplyDelete
  6. kalau menurutku aku, menghisap rokok itu jelas berbahaya jadi boleh saja diharamkan...

    ReplyDelete
  7. Mau haram atau enggaknya yang penting saya tidak suka dengan rokok tapi saya setuju juga ya kalau rokok di haramkan karena rokok gak baik untuk kesehatan terutama untuk penderita asma seperti saya :D

    ReplyDelete