Kaki dan tangan memiliki kelenjar keringat dalam jumlah yang lebih banyak dibandingkan bagian tubuh lain. Masalah bau kaki merupakan suatu hal yang tidak nyaman bagi semua orang. Bau kaki disebabkan oleh dua hal:

1. Penggunaan sepatu, dan
2. keluarnya keringat dari kaki. Interaksi antara keringat dan bakteri yang terdapat dalam sepatu dan kaus kaki menimbulkan bau.

Karena itu, upaya untuk mengurangi bau kaki harus melibatkan penanganan dari keringat dan sepatu.

Bau kaki atau keringat berlebih juga dapat disebabkan oleh suatu kondisi yang diturunkan yang disebut hiperhidrosis. Keadaan ini umumnya terdapat pada laki-laki. Stres, beberapa obat, asupan cairan, dan perubahan hormonal juga dapat meningkatkan jumlah keringat yang dihasilkan oleh tubuh.

Secara umum, bau kaki dapat dikontrol dengan beberapa langkah pencegahan:

Penanganan dan Pencegahan Bau Kaki:

Secara umum, bau kaki dapat dikontrol dengan beberapa langkah pencegahan:

- Selalu gunakan kaus kaki ketika menggunakan sepatu tertutup

- Hindari penggunaan kaus kaki dari bahan nilon atau sepatu plastik. Gunakan sepatu yang terbuat dari kulit, kanvas atau materi lain yang dapat membiarkan kaki bernapas.

- Bersihkan kaki setiap hari dengan air hangan dan sabun, keringkan seluruhnya.

- Ganti kaus kaki dan sepatu setidaknya sekali sehari

- Lihat apakah terdapat infeksi jamur di sela jari kaki atau pada permukaan kaki. Bila terdapat lesi kemerahan atau kering, segera obati.

- Jangan gunakan sepatu yang sama dua hari berturut-turut. Berikan waktu 24 jam untuk sepatu agar dapat kering setelah digunakan.

- Oleskan bedak bayi atau kaki secara teratur pada kaki. Pemberian salep antibakteri juga dapat mengganggu.

- Oleskan kapas alkohol ke sela-sela jari kaki setelah mandi.

- Gunakan deodorant atau antiperspirant dalam bentuk spray pada kaki.

- Gunakan kaus kaki yang tebal dan lembut untuk mencegah kaki lembab.

Bagaimana mengatasi masalah bau kaki yang sudah terlanjur ada? Anda dapat mencoba merendam kaki dalam teh hitam 30 menit sehari selama 1 minggu. Asam dalam teh membunuh bakteri dan menutup pori-pori kulit sehingga kaki tetap kering. Gunakan dua kantung teh untuk setiap 500 mililiter air. Panaskan selama 15 menit, lalu tambahkan sekitar 2 liter air dingin. Pilihan lain, Anda dapat merendam kaki dalam larutan cuka dengan perbandingan 1 : 2.

Bila cara di atas tidak membantu, kunjungilah dokter Anda. Bau kaki yang tidak hilang-hilang dapat mengindikasikan adanya infeksi ringan atau pengeluaran keringat yang berlebih sehingga memerlukan pengobatan.

Sumber www.klikdokter.com

Axact

Asep Nurdin

Blog/Web Asep Nurdin yang berisi informasi seputar pendidikan, tips dan trik, tutorial blog dan wordpress. Kegiatan saat ini mengajar di salah satu MTs Swasta Cianjur dan mengelola bisnis internet. Silahkan kontak saya di halaman Hubungi Saya

Post A Comment:

0 comments: